Friday, June 22, 2007
menyusun puzzle kehidupan
sesaat dahinya berjkerut, kemudian perlahan dia mulai menyentuh lembar-lembar yang ada di sekitarnya, kemudian menyusunnya pada bingaki yang ada di hadapannya..
perlaha-perlahan, ia meletakan satu persatu lembar-lembar itu...
hingga akhirnya tak ada lagi lembar tersisa, dengan senyum dipandangnya gambar yang telah ia susun,, ya, akhirnya ia berhasil menyusun puzzle itu...ia kepalkan tangannya dan berkata dengan keras "AKHIRNYA AKU BISA..."
manusia, makhluk yang diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk membuat puzzlenya masing-masing, mulai dari lahir, semua bahannya telah IA berikan, manusia bisa memilih, mulai bisa membedakan, manusia diberikan akal dan pikiran, manusia pun diberikan nafsu, ya.. semua telah diberikanNya..
maka mulailah setiap darinya menyusun, entah darimana, entah bagaimana semuanya berbeda,,karena sekali lagi betapa Maha Agung telah menciptakan tak ada seorangpun yang sama di dunia ini...bahkan manusia diciptakan dengan beragam bangsa, bahasa, warna kulit,,, betapa MAha Besarnya...
setiap tahun yang dilalui adalah layaknya anak kecil tadi yang sedang menyusun satu persatu pecahan puzzle yang ada di hadapannya... kita mungkin tak tahu apa yang akan kita buat, tapi perlahan kita sedang menyusunnya, sadar atau tidak, suatu hari nanti kita akan menyelesaikan puzzle itu, memeberikan gambaran keseluruhan seperti apa diri kita, seperti apa kehidupan kita...
maka seandainya kita masih tidak tahu mau jadi apa kita disini, sumbangan apa yang mau kita berikan buat dunia, manfaat apa yang akan kita berikan buat yang lainnya, maka pikirkanlah,, jadikan puzzle-puzzle yang kita punya, adalah puzzle-puzzle yang membuat orang lain tersenyum ketika memandangnya, bukan puzzle-puzzle yang membuat orang lain memasamkan mukanya..
Ya, itu pilihan kita, kesempatan itu akan terus ada hingga jam pasir yang ada di tangan kita telah berhenti mengalir, atau ketika kita tak lagi bisa berbuat dan berkata-kata...
Seberapa jauh sudah kita berjalan? seberapa jauh sudah kita menyusun puzzle itu? Sudah seberapa jauh kita sudah membuat cerita diri kita? atau kita tak pernah sama sekali memikirkan itu semua... hanya menganggap bahwa kehidupan adalah hanya melewati hari ini dengan tawa, begitupun esok, lusa dan seterusnya...
itu pilihan setiap dari kita, tapi yang pasti, suatu hari nanti setiap orang akan berjalan dengan membawa puzzlenya masing-masing yang telah ia susun di dunia...
baguskah? burukkah? susunlah puzzle itu dari sekarang, dengan sesuatu yang baik...
hingga suatu hari nanti ketika kita harus menunjukkannya pada dunia, maka dunia akan tersenyum, taka hanya pada dunia, tapi juga pada-Nya, yang telah mengamanahkan kehidupan ini untuk kita...
Do your best...and be the best...
menyusun puzzle kehidupan
sesaat dahinya berjkerut, kemudian perlahan dia mulai menyentuh lembar-lembar yang ada di sekitarnya, kemudian menyusunnya pada bingaki yang ada di hadapannya..
perlaha-perlahan, ia meletakan satu persatu lembar-lembar itu...
hingga akhirnya tak ada lagi lembar tersisa, dengan senyum dipandangnya gambar yang telah ia susun,, ya, akhirnya ia berhasil menyusun puzzle itu...ia kepalkan tangannya dan berkata dengan keras "AKHIRNYA AKU BISA..."
manusia, makhluk yang diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk membuat puzzlenya masing-masing, mulai dari lahir, semua bahannya telah IA berikan, manusia bisa memilih, mulai bisa membedakan, manusia diberikan akal dan pikiran, manusia pun diberikan nafsu, ya.. semua telah diberikanNya..
maka mulailah setiap darinya menyusun, entah darimana, entah bagaimana semuanya berbeda,,karena sekali lagi betapa Maha Agung telah menciptakan tak ada seorangpun yang sama di dunia ini...bahkan manusia diciptakan dengan beragam bangsa, bahasa, warna kulit,,, betapa MAha Besarnya...
setiap tahun yang dilalui adalah layaknya anak kecil tadi yang sedang menyusun satu persatu pecahan puzzle yang ada di hadapannya... kita mungkin tak tahu apa yang akan kita buat, tapi perlahan kita sedang menyusunnya, sadar atau tidak, suatu hari nanti kita akan menyelesaikan puzzle itu, memeberikan gambaran keseluruhan seperti apa diri kita, seperti apa kehidupan kita...
maka seandainya kita masih tidak tahu mau jadi apa kita disini, sumbangan apa yang mau kita berikan buat dunia, manfaat apa yang akan kita berikan buat yang lainnya, maka pikirkanlah,, jadikan puzzle-puzzle yang kita punya, adalah puzzle-puzzle yang membuat orang lain tersenyum ketika memandangnya, bukan puzzle-puzzle yang membuat orang lain memasamkan mukanya..
Ya, itu pilihan kita, kesempatan itu akan terus ada hingga jam pasir yang ada di tangan kita telah berhenti mengalir, atau ketika kita tak lagi bisa berbuat dan berkata-kata...
Seberapa jauh sudah kita berjalan? seberapa jauh sudah kita menyusun puzzle itu? Sudah seberapa jauh kita sudah membuat cerita diri kita? atau kita tak pernah sama sekali memikirkan itu semua... hanya menganggap bahwa kehidupan adalah hanya melewati hari ini dengan tawa, begitupun esok, lusa dan seterusnya...
itu pilihan setiap dari kita, tapi yang pasti, suatu hari nanti setiap orang akan berjalan dengan membawa puzzlenya masing-masing yang telah ia susun di dunia...
baguskah? burukkah? susunlah puzzle itu dari sekarang, dengan sesuatu yang baik...
hingga suatu hari nanti ketika kita harus menunjukkannya pada dunia, maka dunia akan tersenyum, taka hanya pada dunia, tapi juga pada-Nya, yang telah mengamanahkan kehidupan ini untuk kita...
Do your best...and be the best...
Thursday, June 21, 2007
memang kita siapa?
assalammualaikum,wr,wb
puji syukur untuk Allah yang masih mengizinkan aku terbangun di pagi hari, menghirup udara sejuk tokyo yang makain siang akan semakin panas... yang mengizinkan aku pula untuk bisa menari di atas keyboard ini, tuk sekedar merekam apa saja yang telah kulihat, pelajaran,pelajaran yang kutemukan melalui penglihatan, dan pikiran yang Kau berikan... semoga aku digolongkan menjadi orang-orang yang bersyukur..
tinggal satu hari lagi, ookii shiken mou owaru... cukup membuat ishogashii memang, alhamdulillah, semua bisa berjalan cukup lancar, mudah2an besok pun demikian,,,
belum lama ini kulihat di televisi, sebuah robot yang diprogram untuk mengajarkan tarian tradisional jepang,,,,
ukuran robot itu tidak terlalu besar, namun persendian yang dibuat cukup banyak membuat robot itu bisa bergerak luwes... dan dibelakangnya para murid2 sanggar tari mengikuti gerakan sang robot,,,ya yang ada di kepalaku, bagaimana ya membuatnya?
hal lain, belum lama ini di kelas didiskusikan tentang angka usia nikah di jepang yang semakin meninggi, bukan itu saja, angka orang tidak menikah pun semakin tinggi, dan efeknya adalah, angka anak-anak terus menurun dari tahun ke tahun,,,
dan ketika diskusi kusaksikan orang-orang yang dengan bangganya mengatakan bahwa ia tidak akan mau menikah,,, sudah separah inikah dunia? entah di bagian negeri lain seperti apa, tapi paling tidak terbayang olehku bahwa mereka lebih memilih kehidupan bebas layaknya hewan daripada kehidupan nyaman manusia...
berharap besar, negeriku tercinta tak akan menjadi seperti itu...
ayo kita tunjukan bahwa apa yang kita lakukan dengan Islam dengan dasarnya inilah yang benar, kita tunjjukan pada dunia, pada semua orang hal itu, kita bangun diri kita, kita bangun orang-orang terdekat kita, keluarga kita, temen kita, yakinlah ketika Allah bersama kita maka tak ada yang tidak mungkin, tapi kalo kita jauh dari Nya, mau apa kita, bisa apa kita...memang kita siapa?
wassalammualaikum,wr,wb
memang kita siapa?
assalammualaikum,wr,wb
puji syukur untuk Allah yang masih mengizinkan aku terbangun di pagi hari, menghirup udara sejuk tokyo yang makain siang akan semakin panas... yang mengizinkan aku pula untuk bisa menari di atas keyboard ini, tuk sekedar merekam apa saja yang telah kulihat, pelajaran,pelajaran yang kutemukan melalui penglihatan, dan pikiran yang Kau berikan... semoga aku digolongkan menjadi orang-orang yang bersyukur..
tinggal satu hari lagi, ookii shiken mou owaru... cukup membuat ishogashii memang, alhamdulillah, semua bisa berjalan cukup lancar, mudah2an besok pun demikian,,,
belum lama ini kulihat di televisi, sebuah robot yang diprogram untuk mengajarkan tarian tradisional jepang,,,,
ukuran robot itu tidak terlalu besar, namun persendian yang dibuat cukup banyak membuat robot itu bisa bergerak luwes... dan dibelakangnya para murid2 sanggar tari mengikuti gerakan sang robot,,,ya yang ada di kepalaku, bagaimana ya membuatnya?
hal lain, belum lama ini di kelas didiskusikan tentang angka usia nikah di jepang yang semakin meninggi, bukan itu saja, angka orang tidak menikah pun semakin tinggi, dan efeknya adalah, angka anak-anak terus menurun dari tahun ke tahun,,,
dan ketika diskusi kusaksikan orang-orang yang dengan bangganya mengatakan bahwa ia tidak akan mau menikah,,, sudah separah inikah dunia? entah di bagian negeri lain seperti apa, tapi paling tidak terbayang olehku bahwa mereka lebih memilih kehidupan bebas layaknya hewan daripada kehidupan nyaman manusia...
berharap besar, negeriku tercinta tak akan menjadi seperti itu...
ayo kita tunjukan bahwa apa yang kita lakukan dengan Islam dengan dasarnya inilah yang benar, kita tunjjukan pada dunia, pada semua orang hal itu, kita bangun diri kita, kita bangun orang-orang terdekat kita, keluarga kita, temen kita, yakinlah ketika Allah bersama kita maka tak ada yang tidak mungkin, tapi kalo kita jauh dari Nya, mau apa kita, bisa apa kita...memang kita siapa?
wassalammualaikum,wr,wb
Friday, June 8, 2007
kangaeteiru
lama sekali rasanya tidak menggoreskan apa yang ingin diungkapkan dalama blog ini...
seminggu dilalui dengan berbagai lika liku dan pengalaman baru serta pelajaran baru tentunya...
hari minggu lalu, diundang berkunjung di rumah teman yang memang cukup jauh, di kanagawa ken, fujisawa tepatnya. dengan densha express dari Shinjuku ichi jikan gurai kakaru.
dari shinjuku naik odakyu sen.
kupilih gerbong yang paling akhir.
sama seperti KRL di indonesia, dibagian belakang ada tempat masinis juga. di kereta ini petugas yang ada di tempat itu yang bertugas membuka pintu kereta di setiap stasiun, dan bertugas mengumumkan tujuan selanjutnya eki apa?
untuk pertama kalinya, kumelihat petugas kereta yang menangani itu seorang perempuan. Tapi kerjanya jangan diragukan sangat prosedural dan cekatan, yang menarik adalah, sebelum berangkat ada yang menjatuhkan sebuah kasa(payung) di pintu gerbong belakang, kemudian ada yang menemukan dan diberikan kepada petugas perempuan itu. disela2 dia mengumumkan tujuan eki selanjutnya diumumkanlah kasa yang terjatuh itu, namun tak pula mengambilnya.
Akhirnya saat kereta menempuh jarak yang agak jauh dari eki yg satu ke eki yg lainnya, petugas itu keluar dan benar menunjukkan penghormatn yg luar biasa kepada customer. sedikit cerita, di jepang posisi customer selalu lebih tinggi, baik dalam penggunaan bahasa ataupun pelayanannya. seperti panggilan Okyaku sama. sama adalah bentuk polite dari san. maka petugas itu keluar dari tempatnya menuju gerbongku dengan mengucapkan aisatsu yang begitu sopan dan menundukkan badannya, kemudian memperlihatkan payung itu kepada setiap penumpang...
oh... memang hanya sebuah payung, tapi bentuk penghargaan dan penghormatan yg luar biasa terhadap milik orang lain...untuk kedua kalinya pun ada dompet temanku hilang tapi akhirnya bisa kembali lagi...
ataupun sebuah potret kepedulian yang kulihat di pagi harinya...
seperti biasa minggu pagi adalah wktnya olahraga,,,
ke wadabori kouen, setelah jogging agak jauh kuputuskan tuk berjalan, ah kulihat dua orang remaja jepang, mungkin murid SMA. sedang membawa sebuah kantong agak besar, dan sarung tangan, mereka berdua menyusuri taman itu dan mengembil sampah-sampah yang ada disana,,,,
sebulan yang lalu pun kulihat dua orang berseragam seperti seragam sekolah sedang membersihkan taman....
dan setelah berdiskusi dengan beberapa teman dan dari beberapa buku yang aku baca, ada beberapa kesimpulan yang akhirnya aku tarik...
Jepang dengan segala kelangkapan fasilitas teknologi, kecanggihannya, gedung-gedung yang tinggi membelah langit, serta rel kereta baik di ats maupun di bawah tanah yang bertumpuk-tumpuk, serta sistem yang sudah mapan, disokong oleh manusia-manusia yang siap hidup di dalamnya...
semu yang ada disini tidak terjadi begitu saja, sebelum mereka membangun gedung-gedung itu, mereka terlebih dahulu membangun manusia-manusianya.
mereka adalah orang-orang yang profesional, cekatan, tapi juga sabar, teratur, walaupun memang ada yang kurang, yaitu IMAN. Ketika mereka stress, mereka seolah tak punya pegangan hidup. TApi dibalik keburukan mereka, kita harus belajar banyak tentang kebaikan jiwa mereka,,,
DAn juga harus belajar banyak ttg membangun manusia. Menurutku, ini adalah perhatian penting oleh siapapun yang sekarang sedang memimpin Indonesia, saran yang ada yang dibangun dengan dana bermilyar-milyar tak akana da artinya tanpa membangun manusianya...
dan jawaban yang tepat untuk membangun manusia adalah lewat pendidikan. Itulah yang paling real...
entah harus dirombak, ataukah diperbaiki, yang pasti sektor pendidikan adalah sektor penting bagi nasib bangsa di masa depan.
karena membangun pendidikan, adalah menannam generasi, dan akan di petik hasilnya di masa depan.
Mulailah dari diri kalian dan orang-orang terdekat kalian tuk membangun generasi baru yang siap bersaing, siap akal, pikiran, jasad dan ruhaninya...
Suatu hari nanti kita akan jadi lebih baik insyaallah.
wassalammualaikum,wr,wb
isogashikatta
lama sekali rasanya tidak menggoreskan apa yang ingin diungkapkan dalama blog ini...
seminggu dilalui dengan berbagai lika liku dan pengalaman baru serta pelajaran baru tentunya...
hari minggu lalu, diundang berkunjung di rumah teman yang memang cukup jauh, di kanagawa ken, fujisawa tepatnya. dengan densha express dari Shinjuku ichi jikan gurai kakaru.
dari shinjuku naik odakyu sen.
kupilih gerbong yang paling akhir.
sama seperti KRL di indonesia, dibagian belakang ada tempat masinis juga. di kereta ini petugas yang ada di tempat itu yang bertugas membuka pintu kereta di setiap stasiun, dan bertugas mengumumkan tujuan selanjutnya eki apa?
untuk pertama kalinya, kumelihat petugas kereta yang menangani itu seorang perempuan. Tapi kerjanya jangan diragukan sangat prosedural dan cekatan, yang menarik adalah, sebelum berangkat ada yang menjatuhkan sebuah kasa(payung) di pintu gerbong belakang, kemudian ada yang menemukan dan diberikan kepada petugas perempuan itu. disela2 dia mengumumkan tujuan eki selanjutnya diumumkanlah kasa yang terjatuh itu, namun tak pula mengambilnya.
Akhirnya saat kereta menempuh jarak yang agak jauh dari eki yg satu ke eki yg lainnya, petugas itu keluar dan benar menunjukkan penghormatn yg luar biasa kepada customer. sedikit cerita, di jepang posisi customer selalu lebih tinggi, baik dalam penggunaan bahasa ataupun pelayanannya. seperti panggilan Okyaku sama. sama adalah bentuk polite dari san. maka petugas itu keluar dari tempatnya menuju gerbongku dengan mengucapkan aisatsu yang begitu sopan dan menundukkan badannya, kemudian memperlihatkan payung itu kepada setiap penumpang...
oh... memang hanya sebuah payung, tapi bentuk penghargaan dan penghormatan yg luar biasa terhadap milik orang lain...untuk kedua kalinya pun ada dompet temanku hilang tapi akhirnya bisa kembali lagi...
ataupun sebuah potret kepedulian yang kulihat di pagi harinya...
seperti biasa minggu pagi adalah wktnya olahraga,,,
ke wadabori kouen, setelah jogging agak jauh kuputuskan tuk berjalan, ah kulihat dua orang remaja jepang, mungkin murid SMA. sedang membawa sebuah kantong agak besar, dan sarung tangan, mereka berdua menyusuri taman itu dan mengembil sampah-sampah yang ada disana,,,,
sebulan yang lalu pun kulihat dua orang berseragam seperti seragam sekolah sedang membersihkan taman....
dan setelah berdiskusi dengan beberapa teman dan dari beberapa buku yang aku baca, ada beberapa kesimpulan yang akhirnya aku tarik...
Jepang dengan segala kelangkapan fasilitas teknologi, kecanggihannya, gedung-gedung yang tinggi membelah langit, serta rel kereta baik di ats maupun di bawah tanah yang bertumpuk-tumpuk, serta sistem yang sudah mapan, disokong oleh manusia-manusia yang siap hidup di dalamnya...
semu yang ada disini tidak terjadi begitu saja, sebelum mereka membangun gedung-gedung itu, mereka terlebih dahulu membangun manusia-manusianya.
mereka adalah orang-orang yang profesional, cekatan, tapi juga sabar, teratur, walaupun memang ada yang kurang, yaitu IMAN. Ketika mereka stress, mereka seolah tak punya pegangan hidup. TApi dibalik keburukan mereka, kita harus belajar banyak tentang kebaikan jiwa mereka,,,
DAn juga harus belajar banyak ttg membangun manusia. Menurutku, ini adalah perhatian penting oleh siapapun yang sekarang sedang memimpin Indonesia, saran yang ada yang dibangun dengan dana bermilyar-milyar tak akana da artinya tanpa membangun manusianya...
dan jawaban yang tepat untuk membangun manusia adalah lewat pendidikan. Itulah yang paling real...
entah harus dirombak, ataukah diperbaiki, yang pasti sektor pendidikan adalah sektor penting bagi nasib bangsa di masa depan.
karena membangun pendidikan, adalah menannam generasi, dan akan di petik hasilnya di masa depan.
Mulailah dari diri kalian dan orang-orang terdekat kalian tuk membangun generasi baru yang siap bersaing, siap akal, pikiran, jasad dan ruhaninya...
Suatu hari nanti kita akan jadi lebih baik insyaallah.
wassalammualaikum,wr,wb
Friday, June 1, 2007
okaasan
assalammualaikum,wr,wb
masuk rokugatsu ini, di jepang akan banyak turun hujan,,,
masih belum kuputuskan akan tetap menggunakan jitensha, atau buat teikiken, dan naik chikatetsu tiap hari.
Sebenarnya hati lebih ingin menggunakan jitensha, doushite?
karena banyak hal2 baru yg bisa ditemukan...
seperti hari ini,,,
di sebuah perempatan, kulihat serombongan ibu yang sedang menggunakan sepeda, mungkin itu biasa, tp yg menarik perhatianku adalah mereka semua masing2 membawa dua orang anak2nya yang masih kecil, yang satu duduk di boncengan depan, dan yang satu lagi duduk di boncengan belakang, saat bertemu di lampu merah yang sama, salah seorang ibu melihat anaknya yang ada di boncengan belakang yang ternyata sedang tidur, dan dengan lembut dibelainya rambut anak itu,,,
dapat kurasakan betapa besarnya kasih sayang yang keluar dari belaian tangan itu...
Kembali terngiang di kepalaku betapa besarnya pengorbanan seorang ibu bwt setiap anaknya.
belum lama ini, tepatnya tanggal 13 mei, adalah hari ibu di jepang,,,
kami semua(org indo), yg tinggal di asrama, membelikan bunga untuk okaasan di asrama kami, masih kuingat saat ia menerima bunga itu dengan mata berkaca-kaca.
Ibu,,,
Betapa inginnya aku menjadi yang terbaik untukmu, namun seringkali ketika aku berhasil, kulupa akan semua jasa2mu atas diriku,,,
Sudahkah kita membahagiakan mereka?
Sudahkah kita mendengarkan kata-kata mereka?
Sudahkah kita berbuat santun padanya?
atau
kita sudah melupakan jasa-jasa mereka...
Mom, I love you so...
Doakan kami mdh2an bisa menjadi yang terbaik untukmu, dan untuk masa depan bangsa ini...
Amin,,,
Wassalammualaikum,wr,wb