assalammualaikum,wr,wb
puji syukur untuk Allah yang masih mengizinkan aku terbangun di pagi hari, menghirup udara sejuk tokyo yang makain siang akan semakin panas... yang mengizinkan aku pula untuk bisa menari di atas keyboard ini, tuk sekedar merekam apa saja yang telah kulihat, pelajaran,pelajaran yang kutemukan melalui penglihatan, dan pikiran yang Kau berikan... semoga aku digolongkan menjadi orang-orang yang bersyukur..
tinggal satu hari lagi, ookii shiken mou owaru... cukup membuat ishogashii memang, alhamdulillah, semua bisa berjalan cukup lancar, mudah2an besok pun demikian,,,
belum lama ini kulihat di televisi, sebuah robot yang diprogram untuk mengajarkan tarian tradisional jepang,,,,
ukuran robot itu tidak terlalu besar, namun persendian yang dibuat cukup banyak membuat robot itu bisa bergerak luwes... dan dibelakangnya para murid2 sanggar tari mengikuti gerakan sang robot,,,ya yang ada di kepalaku, bagaimana ya membuatnya?
hal lain, belum lama ini di kelas didiskusikan tentang angka usia nikah di jepang yang semakin meninggi, bukan itu saja, angka orang tidak menikah pun semakin tinggi, dan efeknya adalah, angka anak-anak terus menurun dari tahun ke tahun,,,
dan ketika diskusi kusaksikan orang-orang yang dengan bangganya mengatakan bahwa ia tidak akan mau menikah,,, sudah separah inikah dunia? entah di bagian negeri lain seperti apa, tapi paling tidak terbayang olehku bahwa mereka lebih memilih kehidupan bebas layaknya hewan daripada kehidupan nyaman manusia...
berharap besar, negeriku tercinta tak akan menjadi seperti itu...
ayo kita tunjukan bahwa apa yang kita lakukan dengan Islam dengan dasarnya inilah yang benar, kita tunjjukan pada dunia, pada semua orang hal itu, kita bangun diri kita, kita bangun orang-orang terdekat kita, keluarga kita, temen kita, yakinlah ketika Allah bersama kita maka tak ada yang tidak mungkin, tapi kalo kita jauh dari Nya, mau apa kita, bisa apa kita...memang kita siapa?
wassalammualaikum,wr,wb
2 comments:
sore de, syafril wa itsu kekkon simasuka? :-)
yang nggak mau menikah terlalu cinta sama dunia atau emang adat disana nganggep biasa??
Post a Comment