assalammualaikum,wr,wb
di kelas yang baru memang kecepatan belajar tidak seperti di kelas yang lama,, relatif lebih santai...namun masalah yang muncul adalah pencarian cara terbaik untuk bisa maksimal menambah jumalh vocab bhs jepang... peranan penting bgt vocab,,, apalagi sudah tinggal sebulan lagi menuju nihongo nouryokushiken...
banyak hal yang harus dipersiapkan dari sekarang,,,mudah2an tidak lengah...
alhamdulillah setelah melakukan seleksi kelas, terpilih buat mewakili kelas maju ke lomba pidato sekolah...
insyaallah tanggal 2 November...mudah2an apa yang aku sampaikan bisa sampai ke penonton..
pidato kali ini, mengambil judul yang sedikit agak menggantung..."Ningen e no purezento"
or "hadiah buat manusia", mencoba mengupas ttg arti kehidupan, dan mencoba mengajak untuk berbuat lebih baik dalam kehidupan ini yang merupakan hadiah dari Allah buat kita, coz kalo kita bisa berbuat yg terbaik buat kehidupan kita punya arti tak sekedar untuk diri sendiri, tapi juga bisa berarti buat org lain, coz apa yang kita lakukan gak pernah lepas dari org lain,,,
ketika kita berupaya sebaik mungkin maka insyaallah akan punya efek yg lebih baik buat orang lain..
YA..mudah2an bisa menyampaikan sesuatu yang bermanfaat dalam bhs org lain..
yosh ganbarimasu...
Semua doakan ya..
wassalammualaikum,wr,wb
Sunday, October 28, 2007
Sunday, October 14, 2007
idul Fitri, baito....
assalammualaikum,wr,wb
perlahan mulai kurasakan detik-demi detik, momen demi momen yang memang berbeda dengan yang sebelumnya biasa aku rasakan di tanah air...
hidup jauh dari keluarga, datang ke tempat yang beda budaya, beda iklim, cuaca, dll..
Telah tiba syawal, berarti telah kulewati Ramadhan pertamaku di Jepang, yang memang berbeda dengan yang tahun-tahun sebelumnya kuhabiskan di Indonesia, terutama suasana, kita harus bisa lebih memaknai dan membuat suasana di dalam diri kita sendiri, diantara padatnya pelajran karena memang tak ada liburan khusus untuk menyambut Ramadhan ataupun menyambut hari Raya idul Fitri, alhamdulillah di Jepang diputuskan hari jatuh pada hari Sabtu, sehingga memang hari libur,,,
Mungkin jadi bagian menarik tersendiri untuk idul fitri yang pernah aku lewati...
biasanya tahun-tahun sebelumnya seperti yang dirasakan teman2 lain di Indonesia, kita berkumpul bersama keluarga, mengunjungi tetangga dan kerabat, bersilaturahmi, juga menghabiskan makanan-makanan lebaran...
Idul Fitri pertamaku dimulai dengan shalat ied bersama di Sekolah Rakyat Indonesia Tokyo, ya semua org Indonesia yang muslim berkumpul disana, ya rasanya itulah semua keluarga,,,
karena memang tak ada rencana khusus, kuterima tawaran senpaiku untuk baito di rumah pak Dubes Ri yang hari itu membuka open house,,,
jadi selesai shalat langsung saja kami ber-5 yang sudah menerima job itu meluncur ke rumah pak Dubes, disana sudah banyak ibu2 yang mempersiapakan hidangan untuk open house...
mualailah kami bekerja mengangkut-angkut makanan, memastikan semua meja makanannya tetap ada, membantu menjaga tempat agar tidak kotor oleh sampah, dan yang terakhir mencuci alat-alat yang digunakan buat makan2...
rumah kedubes yang sering disebut wisma itu, sudah seperti rumah kami sendiri(he..he..) kami keluar masuk aja,,,,melewati lorong2 di rumah yang punya kesan kuno itu...
walaupun sudah gak kepikiran bisa merasakan makanan lebaran lagi, akhirnya merasakanlah lontong sayur, beserta opor ayam,dll...
capek juga setelah bekerja seharian...setelah itu lanjut ke acara selanjutnya,,,open house di komaba,,,kita masak2 bareng,dan ngundang beberapa teman dan senpai...makan malam bareng deh di komaba...alhamdulillah...suasana rindu, kangen sama teman dan keluarga bisa sedikit terhibur dengan acara2 ini...
alhamdulillah juga setelah sekian lama mencoba telepon ke indonesia, akhirnya sore itu berhasil juga telepon ke rumah...alhamdulillah...
Ya Allah, mudah2an ini bisa jadi point penting buat hamba dalam mengarungi kehidupan di negeri antah berantah ini....
wassalammualaikum,wr,wb
perlahan mulai kurasakan detik-demi detik, momen demi momen yang memang berbeda dengan yang sebelumnya biasa aku rasakan di tanah air...
hidup jauh dari keluarga, datang ke tempat yang beda budaya, beda iklim, cuaca, dll..
Telah tiba syawal, berarti telah kulewati Ramadhan pertamaku di Jepang, yang memang berbeda dengan yang tahun-tahun sebelumnya kuhabiskan di Indonesia, terutama suasana, kita harus bisa lebih memaknai dan membuat suasana di dalam diri kita sendiri, diantara padatnya pelajran karena memang tak ada liburan khusus untuk menyambut Ramadhan ataupun menyambut hari Raya idul Fitri, alhamdulillah di Jepang diputuskan hari jatuh pada hari Sabtu, sehingga memang hari libur,,,
Mungkin jadi bagian menarik tersendiri untuk idul fitri yang pernah aku lewati...
biasanya tahun-tahun sebelumnya seperti yang dirasakan teman2 lain di Indonesia, kita berkumpul bersama keluarga, mengunjungi tetangga dan kerabat, bersilaturahmi, juga menghabiskan makanan-makanan lebaran...
Idul Fitri pertamaku dimulai dengan shalat ied bersama di Sekolah Rakyat Indonesia Tokyo, ya semua org Indonesia yang muslim berkumpul disana, ya rasanya itulah semua keluarga,,,
karena memang tak ada rencana khusus, kuterima tawaran senpaiku untuk baito di rumah pak Dubes Ri yang hari itu membuka open house,,,
jadi selesai shalat langsung saja kami ber-5 yang sudah menerima job itu meluncur ke rumah pak Dubes, disana sudah banyak ibu2 yang mempersiapakan hidangan untuk open house...
mualailah kami bekerja mengangkut-angkut makanan, memastikan semua meja makanannya tetap ada, membantu menjaga tempat agar tidak kotor oleh sampah, dan yang terakhir mencuci alat-alat yang digunakan buat makan2...
rumah kedubes yang sering disebut wisma itu, sudah seperti rumah kami sendiri(he..he..) kami keluar masuk aja,,,,melewati lorong2 di rumah yang punya kesan kuno itu...
walaupun sudah gak kepikiran bisa merasakan makanan lebaran lagi, akhirnya merasakanlah lontong sayur, beserta opor ayam,dll...
capek juga setelah bekerja seharian...setelah itu lanjut ke acara selanjutnya,,,open house di komaba,,,kita masak2 bareng,dan ngundang beberapa teman dan senpai...makan malam bareng deh di komaba...alhamdulillah...suasana rindu, kangen sama teman dan keluarga bisa sedikit terhibur dengan acara2 ini...
alhamdulillah juga setelah sekian lama mencoba telepon ke indonesia, akhirnya sore itu berhasil juga telepon ke rumah...alhamdulillah...
Ya Allah, mudah2an ini bisa jadi point penting buat hamba dalam mengarungi kehidupan di negeri antah berantah ini....
wassalammualaikum,wr,wb
Friday, October 12, 2007
Taqabalallahu minna wa minkum

assalammualaikum,wr,wb
Syafril mengucapkan Taqabalallahu minna wa minkum...
Mudah2an Allah menerima segala amal ibadah kita, dan mengizinkan kita dengan rahmat-Nya untuk bisa memasuki surga-Nya...
Mohon maaf atas segala khilaf dan salah selama ini...
Mudah2an kita bisa sama2 memulai hari yang baru dengan lebih baik lagi..
(Btw,kok telepon ke Indonesia susah banget ya, kangen pengen telepon keluarga...)
wassalammualaikum,wr,wb
Wednesday, October 10, 2007
antara kebahagian dan kesenduan
assalammualaikum,wr,wbalhamdulillah hampir berjalan satu minngu di kelas 5, alhamdulillah suasana kelas kondusif untuk belajar, tidak terlalu sunyi, dan tidak juga terlalu ramai,,, mudah2an maikn lebih baik ke depannya...
kalo ingat hari2 ini, dimana menghitung hari menuju syawal, sudah tiga tahun terakhir ini saya habiskan di kawasan mega mendung, Puncak, dsana ada sebuah masjid yang berada di ujung gunung di kawasan yang kepadatan penduduknya pun sedikit, diantara suasana dingin, sepi, bersama teman2 sekolah beritikaf,,,,minta tolong kepada sebuah keluarga penduduk sekitar untuk dibuatkan masakan untuk sahur dan berbuka, bakwannya sampai sekarang gak bisa saya lupakan rasanya, enak banget,,,apalagi pake sambal gunung...wuaaah...oishikatta..
tahun ini memang berbeda, dari hari jumat lalu saya manfaatkan malam2 untuk bisa beritikaf, hari jumat malam, sabtu malam, kami beritikaf di masjid Otsuka, dan hari minggu malam kami berkunjung ke masjid Yokohama. merasakan lebih dekat hari2 terakhir Ramadhan, merasakan lebih dekat apa yang dinamakan ukhuwah dalam Islam, kami yang berbeda negara, warna kulit, dan bahasa, tapi disatukan dengan Islam, satu sama lain dipanggil "brother". Subhanallah, inilah ukhuwah ya Allah...
Antara kebahagian semakin dekat dengan Idul Fitri, antara kesenduan akan ditinggal Ramadhan, dan antara harap akan bisa bertemu di Ramadhan mendatang... Masih banyak sekali rasanya kekurangan dan kelamahan kami ya Allah, izinkanlah kami untuk bertemu RAmadhan-Mu di tahun yang aka datang ya Allah...
Mungkin ini akan menjadi Idul Fitri pertamaku dengan tidak bersama keluarga, ya Allah kuatkanlah... Mudah2an keluargaku selalu dalam lindungan-Mu ya Allah...
Dan aku pun dsini dalam lindungan-Mu...
Amin...
Thursday, October 4, 2007
go kumi he yokoso
assalammualaikum,wr,wb
setelah pennatian sekian lama, akhirnya Allah memberikan kesempatan tuk bisa masuk kelas yang lebih tinggi lagi,hari ini setiba di sekolah kulihat di papan pengumuman, namaku ternyata ada di kelas lima, bersama sekitar 19 orang lainnya.
Hari ini hari pertama masuk setelah kami libur hingga rabu kemarin, dan kegiatan pun masih seputar jikoshokai dan evaluasi tes sebelumnya, hari ini kelas hanya samapai jam 12 siang,
karena jam 1 akan ada ceremony penerimaan siswa baru untuk term oktober, memang dibandingkan ceremony ku pada tanggal 10 April lalu, murid yang masuk pada bulan oktober relatif lebih sedikit.
tiba-tiba teringat dengan ceremonyku pada 10 April lalu, saat itu, apa yang dibicarakan, sama sekali tidak kumengerti, serasa telinga ini tidak berfungsi, tapi alhamdulillah, 6 bulan berlalu, hari ini aku duduk sebagai senpai, dan daitai dapat kupahami apa yang dibicarakan,,,yokatta...
Entah, tiba-tiba jishin bertambah kuat,tambah yakin kalau saya insyaallah bisa melewati ini semua, ya, tapi tentunya gak berhenti sampai dsini, tapi terus belajar, dan cari belajar yang terbaik tentunya,,,,
Ramadhan kali ini ngasih point penting yang menghapus kecemasan yang selama ini seringkali menghantui hari-hari belajar saya,,,apalagi ketika pertama datang, nihongo zenzen wakaranai, ditaruh di kelas yang agak bawah, sedangkan sudah ada teman2 yang belajar di kelas yang tinggi, tapi hari ini, kami berdiri di kelas yang sama,,,,
Insyaallah saya bisa,,,Doakan saya teman2...
yosh, next speech contest and nihongo nouryoku shiken...
ganbarimasu....
wassalammualaikum,wr,wb
setelah pennatian sekian lama, akhirnya Allah memberikan kesempatan tuk bisa masuk kelas yang lebih tinggi lagi,hari ini setiba di sekolah kulihat di papan pengumuman, namaku ternyata ada di kelas lima, bersama sekitar 19 orang lainnya.
Hari ini hari pertama masuk setelah kami libur hingga rabu kemarin, dan kegiatan pun masih seputar jikoshokai dan evaluasi tes sebelumnya, hari ini kelas hanya samapai jam 12 siang,
karena jam 1 akan ada ceremony penerimaan siswa baru untuk term oktober, memang dibandingkan ceremony ku pada tanggal 10 April lalu, murid yang masuk pada bulan oktober relatif lebih sedikit.
tiba-tiba teringat dengan ceremonyku pada 10 April lalu, saat itu, apa yang dibicarakan, sama sekali tidak kumengerti, serasa telinga ini tidak berfungsi, tapi alhamdulillah, 6 bulan berlalu, hari ini aku duduk sebagai senpai, dan daitai dapat kupahami apa yang dibicarakan,,,yokatta...
Entah, tiba-tiba jishin bertambah kuat,tambah yakin kalau saya insyaallah bisa melewati ini semua, ya, tapi tentunya gak berhenti sampai dsini, tapi terus belajar, dan cari belajar yang terbaik tentunya,,,,
Ramadhan kali ini ngasih point penting yang menghapus kecemasan yang selama ini seringkali menghantui hari-hari belajar saya,,,apalagi ketika pertama datang, nihongo zenzen wakaranai, ditaruh di kelas yang agak bawah, sedangkan sudah ada teman2 yang belajar di kelas yang tinggi, tapi hari ini, kami berdiri di kelas yang sama,,,,
Insyaallah saya bisa,,,Doakan saya teman2...
yosh, next speech contest and nihongo nouryoku shiken...
ganbarimasu....
wassalammualaikum,wr,wb
Subscribe to:
Posts (Atom)