Assalammualaikum,wr,wb
Minggu ini banyak pengalaman ku bersama para org2 tua di jepang...
hari senin lalu, aq berangkat ke sekolah pagi2 dan agak cepat2, karena memang mau mengambil uang di ATM, dan ternyata kulupa mengubah tanda keberadaanku di asarama
(kalo ada maka tandanya hitam, kalo aku keluar maka tandanya harus kuganti jadi merah)
sepulang sekolah, sudah kupikir pasti akan seperti tmn2 yg lain, aq akan kena marah...
sudah kuliah otoosan ada di depan pintu...
tapi dia menyambut dengan senyum, kira2 demikian dialogku....
otoosan:tadi kamu berangkat buru2 ya, sampai lupa mengubah tandanya?
aq:ya, gomen nasai,,(berkali kali aq mengatakannya)
otoosan: gak pa2, justru sy senang liat kamu baik2 aja, coz td otoosan, dan okaasan khawatir sekali, takutnya kamu sakit, otoosan, sampai buka kamarmu, tuk memastikan kamu pergi sekolah...
aq:gomen nasai(hanya itu yg aq bisa katakan)
tapi perasaanku bgt senang, bagaimana tidak, anak2 yg lain jika lupa melakukan itu pasti kaan dapat teguran....tapi ak justru dikhawatirkannya...
aq merasa mempunyai org tua dsn...
ingin secepatnya aq ingin bisa berkomunikasi dgn mereka berdua, bercengkrama dengan mereka, ingin sekali aku memberikan sesuatu yg berharga bwt mereka, tapi tak tahu apa yg harus kuberikan, sekarang yg bisa kulakukan cuma membentu mereka sebisa aq bantu...
tak lupa bwt kedua orang tuaku di Indonesia, mdh2an suatu hari nanti aq bisa memberikan sesuatu yg berarti untuk mereka...mereka tak kan pernah tergantikan...
hari sabtu lalu, ada acara welcome party dari pemerintah kota, yg diajaka adalah sebagian orang asing, dan sebagian lagi orang jepang. Acara diadakan di taman, berbagai usia ada di sana, mulai dari anak2 hingga kakek2 dan nenek2...
kami diajarkan jika terjadi kebakaran, gempa, dan kejadian alam lain apa yang harus dilakukan...
setelah itu, kami diajarkan cara membuat sushi, onigiri, dan membuat sendiri makanan yg ingin kami makan, setelah amakn, aku bertemu seorang kakek yang usiannya sudah lebih dari 70 thn, dan ia cukup banyak hafal vocab indonesia, kuterbawa oleh obrolan bersamanya, ia sangat mensupportku terus semangat belajar, kt dia gak ada yg sulit, semuanya mudah selama kita mau, terkadang jika pembicaraan mulai tak kumengerti, ia menjelaskan dgn bhs.inggris... banyak sekali ia cerita, sampai ia cerita tentang aceh dan gam, ia bilang sudah wktnya damai....
terima kasih kek, tasa petuah2nya..
lalu pagi tadi, aku lari pagi, ketika sudah merasa capek, akhirnya aku duduk di bangku taman yg menghadap ke danau, tiba2 ada seorang nenek menyapaku, ohayou gozaimasu, dan ia mulai berkata, bahwa apa yg kulakukan sekarang sangat baik bwt kesehatan, dan ia pun senang berolahraga pagi, terkadang ia pulang ke rumah tidak naik bus, tapi berjalan kaki melewati taman yg rindang itu, dan ketika kujelaskan aku bukan org jepang, dan sekarang lg belajar bhs jepang, dia lagi2 menyemangatiku, ganbatte , berkali2 ia mengatakan hal itu...terima kasih sudah menyemangatiku,,,,
tak ada alasan untukku tidak semangat dalam hidup ini, karena dsn orang2 yg sdh sangat tua sekalipun masih semangat dalam hidup mereka...
assalammualikum,wr,wb
Saturday, May 12, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)