Friday, June 8, 2007

kangaeteiru

assalammualaikum,wr,wb
lama sekali rasanya tidak menggoreskan apa yang ingin diungkapkan dalama blog ini...
seminggu dilalui dengan berbagai lika liku dan pengalaman baru serta pelajaran baru tentunya...
hari minggu lalu, diundang berkunjung di rumah teman yang memang cukup jauh, di kanagawa ken, fujisawa tepatnya. dengan densha express dari Shinjuku ichi jikan gurai kakaru.
dari shinjuku naik odakyu sen.
kupilih gerbong yang paling akhir.
sama seperti KRL di indonesia, dibagian belakang ada tempat masinis juga. di kereta ini petugas yang ada di tempat itu yang bertugas membuka pintu kereta di setiap stasiun, dan bertugas mengumumkan tujuan selanjutnya eki apa?
untuk pertama kalinya, kumelihat petugas kereta yang menangani itu seorang perempuan. Tapi kerjanya jangan diragukan sangat prosedural dan cekatan, yang menarik adalah, sebelum berangkat ada yang menjatuhkan sebuah kasa(payung) di pintu gerbong belakang, kemudian ada yang menemukan dan diberikan kepada petugas perempuan itu. disela2 dia mengumumkan tujuan eki selanjutnya diumumkanlah kasa yang terjatuh itu, namun tak pula mengambilnya.
Akhirnya saat kereta menempuh jarak yang agak jauh dari eki yg satu ke eki yg lainnya, petugas itu keluar dan benar menunjukkan penghormatn yg luar biasa kepada customer. sedikit cerita, di jepang posisi customer selalu lebih tinggi, baik dalam penggunaan bahasa ataupun pelayanannya. seperti panggilan Okyaku sama. sama adalah bentuk polite dari san. maka petugas itu keluar dari tempatnya menuju gerbongku dengan mengucapkan aisatsu yang begitu sopan dan menundukkan badannya, kemudian memperlihatkan payung itu kepada setiap penumpang...
oh... memang hanya sebuah payung, tapi bentuk penghargaan dan penghormatan yg luar biasa terhadap milik orang lain...untuk kedua kalinya pun ada dompet temanku hilang tapi akhirnya bisa kembali lagi...
ataupun sebuah potret kepedulian yang kulihat di pagi harinya...
seperti biasa minggu pagi adalah wktnya olahraga,,,
ke wadabori kouen, setelah jogging agak jauh kuputuskan tuk berjalan, ah kulihat dua orang remaja jepang, mungkin murid SMA. sedang membawa sebuah kantong agak besar, dan sarung tangan, mereka berdua menyusuri taman itu dan mengembil sampah-sampah yang ada disana,,,,
sebulan yang lalu pun kulihat dua orang berseragam seperti seragam sekolah sedang membersihkan taman....
dan setelah berdiskusi dengan beberapa teman dan dari beberapa buku yang aku baca, ada beberapa kesimpulan yang akhirnya aku tarik...
Jepang dengan segala kelangkapan fasilitas teknologi, kecanggihannya, gedung-gedung yang tinggi membelah langit, serta rel kereta baik di ats maupun di bawah tanah yang bertumpuk-tumpuk, serta sistem yang sudah mapan, disokong oleh manusia-manusia yang siap hidup di dalamnya...
semu yang ada disini tidak terjadi begitu saja, sebelum mereka membangun gedung-gedung itu, mereka terlebih dahulu membangun manusia-manusianya.
mereka adalah orang-orang yang profesional, cekatan, tapi juga sabar, teratur, walaupun memang ada yang kurang, yaitu IMAN. Ketika mereka stress, mereka seolah tak punya pegangan hidup. TApi dibalik keburukan mereka, kita harus belajar banyak tentang kebaikan jiwa mereka,,,
DAn juga harus belajar banyak ttg membangun manusia. Menurutku, ini adalah perhatian penting oleh siapapun yang sekarang sedang memimpin Indonesia, saran yang ada yang dibangun dengan dana bermilyar-milyar tak akana da artinya tanpa membangun manusianya...
dan jawaban yang tepat untuk membangun manusia adalah lewat pendidikan. Itulah yang paling real...
entah harus dirombak, ataukah diperbaiki, yang pasti sektor pendidikan adalah sektor penting bagi nasib bangsa di masa depan.
karena membangun pendidikan, adalah menannam generasi, dan akan di petik hasilnya di masa depan.
Mulailah dari diri kalian dan orang-orang terdekat kalian tuk membangun generasi baru yang siap bersaing, siap akal, pikiran, jasad dan ruhaninya...
Suatu hari nanti kita akan jadi lebih baik insyaallah.
wassalammualaikum,wr,wb

isogashikatta

assalammualaikum,wr,wb
lama sekali rasanya tidak menggoreskan apa yang ingin diungkapkan dalama blog ini...
seminggu dilalui dengan berbagai lika liku dan pengalaman baru serta pelajaran baru tentunya...
hari minggu lalu, diundang berkunjung di rumah teman yang memang cukup jauh, di kanagawa ken, fujisawa tepatnya. dengan densha express dari Shinjuku ichi jikan gurai kakaru.
dari shinjuku naik odakyu sen.
kupilih gerbong yang paling akhir.
sama seperti KRL di indonesia, dibagian belakang ada tempat masinis juga. di kereta ini petugas yang ada di tempat itu yang bertugas membuka pintu kereta di setiap stasiun, dan bertugas mengumumkan tujuan selanjutnya eki apa?
untuk pertama kalinya, kumelihat petugas kereta yang menangani itu seorang perempuan. Tapi kerjanya jangan diragukan sangat prosedural dan cekatan, yang menarik adalah, sebelum berangkat ada yang menjatuhkan sebuah kasa(payung) di pintu gerbong belakang, kemudian ada yang menemukan dan diberikan kepada petugas perempuan itu. disela2 dia mengumumkan tujuan eki selanjutnya diumumkanlah kasa yang terjatuh itu, namun tak pula mengambilnya.
Akhirnya saat kereta menempuh jarak yang agak jauh dari eki yg satu ke eki yg lainnya, petugas itu keluar dan benar menunjukkan penghormatn yg luar biasa kepada customer. sedikit cerita, di jepang posisi customer selalu lebih tinggi, baik dalam penggunaan bahasa ataupun pelayanannya. seperti panggilan Okyaku sama. sama adalah bentuk polite dari san. maka petugas itu keluar dari tempatnya menuju gerbongku dengan mengucapkan aisatsu yang begitu sopan dan menundukkan badannya, kemudian memperlihatkan payung itu kepada setiap penumpang...
oh... memang hanya sebuah payung, tapi bentuk penghargaan dan penghormatan yg luar biasa terhadap milik orang lain...untuk kedua kalinya pun ada dompet temanku hilang tapi akhirnya bisa kembali lagi...
ataupun sebuah potret kepedulian yang kulihat di pagi harinya...
seperti biasa minggu pagi adalah wktnya olahraga,,,
ke wadabori kouen, setelah jogging agak jauh kuputuskan tuk berjalan, ah kulihat dua orang remaja jepang, mungkin murid SMA. sedang membawa sebuah kantong agak besar, dan sarung tangan, mereka berdua menyusuri taman itu dan mengembil sampah-sampah yang ada disana,,,,
sebulan yang lalu pun kulihat dua orang berseragam seperti seragam sekolah sedang membersihkan taman....
dan setelah berdiskusi dengan beberapa teman dan dari beberapa buku yang aku baca, ada beberapa kesimpulan yang akhirnya aku tarik...
Jepang dengan segala kelangkapan fasilitas teknologi, kecanggihannya, gedung-gedung yang tinggi membelah langit, serta rel kereta baik di ats maupun di bawah tanah yang bertumpuk-tumpuk, serta sistem yang sudah mapan, disokong oleh manusia-manusia yang siap hidup di dalamnya...
semu yang ada disini tidak terjadi begitu saja, sebelum mereka membangun gedung-gedung itu, mereka terlebih dahulu membangun manusia-manusianya.
mereka adalah orang-orang yang profesional, cekatan, tapi juga sabar, teratur, walaupun memang ada yang kurang, yaitu IMAN. Ketika mereka stress, mereka seolah tak punya pegangan hidup. TApi dibalik keburukan mereka, kita harus belajar banyak tentang kebaikan jiwa mereka,,,
DAn juga harus belajar banyak ttg membangun manusia. Menurutku, ini adalah perhatian penting oleh siapapun yang sekarang sedang memimpin Indonesia, saran yang ada yang dibangun dengan dana bermilyar-milyar tak akana da artinya tanpa membangun manusianya...
dan jawaban yang tepat untuk membangun manusia adalah lewat pendidikan. Itulah yang paling real...
entah harus dirombak, ataukah diperbaiki, yang pasti sektor pendidikan adalah sektor penting bagi nasib bangsa di masa depan.
karena membangun pendidikan, adalah menannam generasi, dan akan di petik hasilnya di masa depan.
Mulailah dari diri kalian dan orang-orang terdekat kalian tuk membangun generasi baru yang siap bersaing, siap akal, pikiran, jasad dan ruhaninya...
Suatu hari nanti kita akan jadi lebih baik insyaallah.
wassalammualaikum,wr,wb