Saturday, March 8, 2008

biarkan kami berjalan tanpa derap di belakang kami...

apa salah kami
ketika kami memilih di jalan ini,
bukankah sama ketika kalian memilih jalan kalian,
bukankah kita bisa hidup berdampingan,
tanpa harus ada mata yang berdelik curiga,
tanpa harus ada langkah-langkah di belakang keseharian kami,
kami tak ingin lebih dari sekedar 
mengatakan kalau kanan adalah kanan
dan kiri dalah kiri,
kami bukan orang yang senang berdusta,bermain kata-kata,
tapi kami juga bukan orang yang tanpa dosa,
karena kami pun bagian dari makhluk bernama manusia,
yang berjalan, yang duduk, yang kadang pun tersungkur,
yang lelah, yang menangis, yang tertawa,
dan kami pun menghormati manusia sebagai manusia,
menyayangi hewan, tumbuhan, dan semua titipan-Nya,

bukankah pilihan milik semua manusia,
dan kami memilih ini, sebagaimana kalian memilih itu,
biarkan kami hidup seperti pilihan kami, sebagaimana kalian hidup dengan pilihan kalian,
karena kami telah mencari, 
karena kami telah berpikir,
ternyata kami terbatas,
tak mungkin kami membuat jalan sendiri,
tak mungkin kami memalingkan mata,
dari jalan yang telah ditempuh berjuta jiwa,
untuk mencari keselamatan,
untuk mencari kebahagian,
dan biarkan kami memperlihatkan jalan ini,
bagi orang-orang yang masih kebingungan,
karena mengetahui jalan ini adalah hak semua,
hak saya, hak kamu, dan hak kita semua,
dan kami hanya mencoba menunaikan hak itu.

*terinspirasi oleh 2 mata di belakang kami hari itu,jumat, 7 maret 2008, 

6 comments:

Teguh Rasyid said...

memangnya 2 mata itu selalu mengawasi mas?

Tegar Asadullah said...

pas lagi ngapain???

sholat jumat??

sabar ya akh...

syafril bandara said...

doain aja..insyaallah kami gak apa2 kok...
dah terbiasa...
tanoshikatta desuyo...

tenrii ita said...

sabar ya,,,

aisha chan said...

izin di copy,mksh

roeu tena said...

fans?

sebenernya (saya ga tahu sebenernya ada apa), tapi kalo baca judulnya, biarkan kami berjalan tanpa derap di belakang kami...</i<, bisa ada 2 arti: mungkin yg pertama: biar saja kami jalan begini, tanpa ada orang yg iseng2 ganggu
tapi bisa ada arti lain: kalo emang jalan itu jalan yg mengantar ke tujuan yg baik, mengapa tidak boleh ada yg mengikuti?

hehehe, mungkin maksudnya yg pertama, atau mungkin saya punya interpretasi salah, yang jelas, saya doakan saja, kalian tetap selamat, dan semoga dapat berjalan bersama "nya" dengan jalan yg paralel tanpa saling usik lagi. Oke! 新しい生活を!